KOTA GORONTALO – Kasatpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo melakukan pemantauan terhadap kegiatan penjagaan dan pengamanan keberangkatan jemaah calon haji tahun 2026 yang berpusat di Asrama Haji Provinsi Gorontalo, Minggu (10/05/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses pemberangkatan tamu Allah dari Bumi Serambi Madinah berjalan tertib dan aman.
Dalam giat pengamanan ini, Satuan Polisi Pamong Praja mengerahkan sedikitnya 25 orang personel yang berasal dari Seksi Operasional dan Pengendalian (Opsdal). Para personel tersebut disiagakan di berbagai titik strategis asrama untuk mengatur alur masuk jemaah serta menjaga kondusivitas area dari kerumunan pengantar.
Di sela-sela pemantauannya, Bapak Taufik terlihat beberapa kali menyapa dan memberikan semangat kepada para jemaah.selanjutnya Beliau menekankan bahwa kehadiran personel Opsdal di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa nyaman bagi para jemaah. Petugas tidak hanya melakukan penjagaan, tetapi juga aktif membantu mobilisasi jemaah calon haji agar proses administrasi dan keberangkatan menuju bandara tidak mengalami hambatan.

“Kami memastikan personel Opsdal bekerja secara profesional dan humanis. Prioritas kami adalah keselamatan dan kenyamanan jemaah selama berada di lingkungan asrama hingga mereka bertolak,” tegasnya..
Berdasarkan data teknis yang dihimpun, jadwal keberangkatan calon jemaah haji Gorontalo berlangsung mulai tanggal 9 Mei sampai dengan 11 Mei 2026. Tercatat sebanyak 598 orang calon jemaah haji asal Provinsi Gorontalo yang didampingi oleh 13 orang petugas haji, sehingga total keseluruhan mencapai 611 orang.
Koordinasi antara Satpol PP, panitia penyelenggara haji, dan instansi terkait terpantau sangat solid. Proses pemberangkatan berjalan sesuai jadwal dengan pengawalan ketat dari personel Satpol PP & PK guna memastikan ibadah haji tetap terjaga dengan penuh khidmat.