Lompat ke konten utama

Satpol PP Provinsi Gorontalo

GORONTALO — Semangat persaudaraan dan kebersamaan mewarnai kedatangan kontingen Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo. Sebagai wujud komitmen tuan rumah untuk menyuguhkan pelayanan terbaik, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Provinsi Gorontalo, Ruly Lasulika, SE., MM., dipercaya sebagai Liaison Officer (LO) sekaligus tim pendamping bersama Tim LO dari Kabupaten Gorontalo untuk kontingen Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kehadiran kontingen dari “Bumi Sandalwood” ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Nico Pandarangga, S.TP., M.M. Gelombang pertama yang terdiri dari Kepala Dinas dan seorang peserta tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo pada Senin (22/06/2026) pukul 13.30 WITA. Adapun empat orang kontingen lainnya yaitu Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Sumba Timur berserta 3 orang peserta dijadwalkan menyusul dan mendarat pada Selasa (23/06/2026) pagi.

Sebagai tuan rumah PENAS XVII, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui tim pendamping dari unsur Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh delegasi dari berbagai daerah. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilisasi, koordinasi kegiatan, serta kenyamanan peserta selama mengikuti rangkaian acara.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Sumba Timur, Nico Pandarangga, menyampaikan rasa haru dan apresiasi yang mendalam atas sambutan penuh kekeluargaan. Beliau mengungkapkan bahwa jauh-jauh menyeberangi lautan, kontingen Sumba Timur membawa misi besar untuk memperluas jejaring agribisnis, memperkuat transfer teknologi, serta membagikan kisah sukses pengelolaan komoditas unggulan mereka seperti sorgum dan program strategis food estate.
Lebih dari sekadar ajang pertemuan nasional, PENAS menjadi ruang untuk mempererat hubungan antardaerah, membangun kolaborasi, serta saling berbagi pengalaman dalam upaya memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan nasional.

Gelaran PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang berpusat di Kabupaten Gorontalo ini menjadi episentrum berkumpulnya puluhan ribu petani, nelayan, penyuluh, dan pemangku kebijakan dari seluruh penjuru Indonesia. Momentum ini diharapkan melahirkan ruang kolaborasi strategis demi mewujudkan inovasi serta kedaulatan pangan nasional yang berkelanjutan.