
KOTA GORONTALO — Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan G. Boliohuto, RT 01/RW 02, Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Rabu, 26 Agustus 2026. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WITA, tepatnya di kawasan kompleks Jembatan Pasar Ikan Biawu dan kompleks pabrik mie Biawu.
Informasi awal diterima petugas dari masyarakat yang melaporkan adanya kebakaran rumah warga di kawasan kompleks Pasar Tua, Kelurahan Biawu. Laporan tersebut kemudian diteruskan melalui grup WhatsApp Damkar se-Provinsi Gorontalo pada pukul 14.05 WITA.
Mendapatkan laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran Provinsi Gorontalo langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke bangunan warga lainnya.
Dalam kejadian ini, terdapat empat rumah warga yang terdampak kebakaran. Tiga rumah mengalami kerusakan berat hingga ludes terbakar, masing-masing milik Yusri Gobel, Adrian Kadali, dan Deice Kadali. Sementara satu rumah milik Gunawan Abdul Hamid mengalami kerusakan ringan, khususnya pada bagian dapur.
Petugas melakukan penyiraman secara intensif pada titik-titik kebakaran serta melakukan pemblokiran terhadap potensi perambatan api. Berkat penanganan bersama, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kondisi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan kondusif.
Dalam proses penanganan, unsur pemadam kebakaran yang terlibat terdiri dari satu unit Damkar Provinsi Gorontalo, tiga unit Damkar Kota Gorontalo, satu unit Damkar Kabupaten Bone Bolango, serta satu unit Karhutla Polda Gorontalo.
Penanganan juga mendapat dukungan dari unsur TNI/Polri, aparat kecamatan dan kelurahan, PLN Gorontalo, serta masyarakat setempat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, total kerugian materiel akibat kebakaran masih dalam proses pendataan dan perkiraan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Diketahui Bahwa Sumber Api Berasal Dari Kompor Gas Yang Lupa Dimatikan Oleh Salah Satu Pemilik Rumah, Untuk Itu Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik, peralatan elektronik, kompor, serta sumber api lainnya dalam kondisi aman dan tidak ditinggalkan tanpa pengawasan.