Lompat ke konten utama

Satpol PP Provinsi Gorontalo

Latihan Bersama Damkar Gorontalo dan TNI AD Perkuat Kesiapan Hadapi Kebakaran Gorontalo, 4 September 2026 — Upaya meningkatkan kesiapan menghadapi kebakaran terus dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran (Satpol PP dan PK) Provinsi Gorontalo. Kali ini, Damkar Provinsi Gorontalo bersama TNI AD Yonif 713/Satya Tama Gorontalo menggelar latihan bersama selama dua hari, 2–3 September 2026. Latihan ini tidak hanya diisi dengan sosialisasi dan edukasi, tetapi juga praktik langsung penggunaan berbagai peralatan pemadam kebakaran hingga simulasi penanganan di lapangan. Hari pertama digelar di Markas Satpol PP dan PK Provinsi Gorontalo, Rabu (2/9), dan dibuka langsung oleh Kasatpol PP dan PK Provinsi Gorontalo, Taufik El Hakim Sidiki, SE., MM.

Kegiatan turut dihadiri Kakorum Yonif 713/ST Kapten Inf Suhendri, Sekretaris Satpol PP dan PK Provinsi Gorontalo Fauzi Ma’ruf, S.Sos., Kabid Linmas dan Damkar Drs. Rivai Bumulo, M.Si., Pasiops Yonif 713/ST Lettu Inf Gerald Orchidio H H, S.Tr. (Han), Pasilog Yonif 713/ST Letda Inf Nurul Anam, Kasi Damkar Yasmin Mohammad, S.IP., serta personel Damkar Provinsi Gorontalo dan Yonif 713/ST. Saat membuka kegiatan, Taufik mengingatkan peserta agar mengikuti latihan dengan serius.

Menurutnya, latihan seperti ini penting supaya personel tidak hanya memahami teori, tetapi juga terbiasa mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi kejadian sebenarnya. Dukungan dari TNI AD juga menjadi tambahan kekuatan dalam kegiatan tersebut. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik TNI AD ikut mendukung latihan sekaligus memperkuat kemampuan penanganan kebakaran, termasuk ketika menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Materi hari pertama diberikan oleh Azis Yusuf,  sebagai pelaksanaan pemadam kebakaran didampingi Ibrahim Djafar dan Sumarni Karim. Peserta dikenalkan dengan berbagai sarana dan prasarana pemadam kebakaran, kemudian langsung diajak mempraktikkannya di lapangan. Menariknya, saat latihan sedang berlangsung, sekitar pukul 12.05 WITA, personel menerima laporan masyarakat mengenai kebakaran lahan di Kecamatan Ayula Utara dan Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti. Personel Damkar Provinsi Gorontalo bersama tim Damkar TNI AD Yonif 713/ST bergerak ke lokasi dan bergabung dengan Damkar Kabupaten Bone Bolango. Penanganan juga melibatkan unsur TNI, Polri serta masyarakat.

Kondisi ini menjadi pengalaman langsung bagi peserta latihan. Apa yang sebelumnya dipelajari dalam sesi teori dan praktik akhirnya bisa diterapkan dalam situasi nyata, mulai dari komunikasi dan koordinasi, kesiapan armada, penggunaan peralatan sampai pembagian tugas di lapangan.Setelah api berhasil ditangani, personel dan armada kembali ke Markas Satpol PP dan PK Provinsi Gorontalo dalam keadaan baik.
Latihan kemudian berlanjut pada Kamis (3/9) di Markas Yonif 713/ST. Kegiatan diawali dengan apel dan doa bersama yang dipimpin Kapten Inf Suhendri, kemudian dilanjutkan dengan pembekalan dan simulasi lapangan. Kabid Linmas dan Damkar Drs. Rivai Bumulo, M.Si. turut hadir mewakili Kasatpol PP dan PK Provinsi Gorontalo.

Pada hari kedua, materi disampaikan oleh Erik Pasue, sebagai  pelaksanaan pemadam kebakaran didampingi Ibrahim Djafar dan Sumarni Karim. Peserta kembali melakukan praktik penggunaan peralatan, simulasi penanganan kebakaran dan latihan koordinasi operasional.Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 17.30 WITA dalam keadaan tertib dan lancar.Bagi Damkar Provinsi Gorontalo, latihan bersama seperti ini menjadi bagian penting untuk menjaga kesiapan personel. Sebab ketika kebakaran terjadi, kecepatan bergerak saja tidak cukup. Personel harus tahu apa yang dilakukan, peralatan harus siap digunakan dan koordinasi antarinstansi harus berjalan tanpa hambatan.

Pasiops Yonif 713/ST Lettu Inf Gerald Orchidio H H, S.Tr. (Han) menyampaikan apresiasi dan terima kasihatas terlaksananya latihan bersama tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan tambahan bagi prajurit sekaligus membuat koordinasi antara TNI dan Damkar semakin kuat. Ia berharap kerja sama seperti ini tidak berhenti pada latihan saja, tetapi terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan bersama. Latihan bersama Damkar Provinsi Gorontalo dan Yonif 713/ST ini menjadi langkah nyata untuk membangun anggota yang lebih terampil, peralatan yang lebih siap dan koordinasi yang semakin solid, sehingga ketika masyarakat membutuhkan, respons di lapangan bisa dilakukan dengan cepat, tepat dan terukur.