
Gorontalo, 7 September 2026 — Suasana duka masih menyelimuti jajaran Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo menyusul berpulangnya salah satu Kepala Seksi Patpanwal, Usman Taue. Di tengah kondisi tersebut, jajaran tetap memastikan pelayanan dan tugas Satpol PP dan pemadam kebakaran berjalan seperti biasa.
Dalam apel pagi yang dipimpin Kasatpol PP dan PK Provinsi Gorontalo, Taufik El Hakim Sidiki, SE., MM., personel Satpol PP dan Damkar diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Taufik menyampaikan bahwa perlu diwaspadai kemungkinan adanya modus pembukaan atau perluasan lahan dengan cara membakar.
Karena itu, setiap laporan masyarakat terkait Karhutla harus segera mendapat perhatian dan ditindaklanjuti, terutama ketika api berpotensi meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman warga.“Anggota harus tetap waspada. Setiap informasi dari masyarakat terkait kebakaran, khususnya Karhutla, harus segera direspons dan dicek di lapangan,” pesan Taufik dalam arahannya.

Selain kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, Taufik juga menyampaikan bahwa pelayanan dan pelaksanaan tugas di lingkungan Satpol PP dan PK harus tetap berjalan meskipun jajaran sedang dalam suasana berduka. Untuk menjaga kelancaran tugas dan pelayanan, kekosongan jabatan yang ditinggalkan almarhum Usman Taue akan diisi sementara melalui Pelaksanan Tugas yang ditunjuk, sehingga penugasan pada Seksi Patpanwal tetap berjalan dan tidak mengalami kekosongan.
Taufik juga menyampaikan agar seluruh jajaran tetap menjaga kekompakan serta memberikan dukungan kepada keluarga almarhum. Kepergian Usman Taue menjadi duka bagi seluruh keluarga besar Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo, namun tugas pelayanan kepada masyarakat tetap harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Dalam kondisi apa pun, kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas, dengan tetap menjaga rasa kemanusiaan, kekompakan dan kepedulian di antara seluruh jajaran.