
Gorontalo, 14 September 2026 — Kehadiran Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo dalam Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026 tidak hanya sebatas menjalankan tugas pengamanan. Sebanyak 11 anggota Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo turut ambil bagian dalam parade dengan menampilkan karya kostum berbahan Karawo pada kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo.
GKK 2026 yang dirangkaikan dengan Hulonthalo Art and Craft Festival mengusung tema “Ritme Hulondalo, Harmoni Warisan Gorontalo”. Tema tersebut menjadi gambaran bagaimana warisan budaya daerah terus dihidupkan melalui kreativitas, seni, dan karya masyarakat Gorontalo.
Keikutsertaan 11 personel dalam parade menjadi bentuk dukungan Satpol PP terhadap pelestarian sekaligus promosi Karawo sebagai salah satu identitas budaya Gorontalo. Meski belum berhasil meraih juara dalam kategori yang diikuti, semangat personel untuk tampil dan menjadi bagian dari perayaan budaya tetap menjadi hal yang patut diapresiasi.
Kasatpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo, Taufik El Hakim Sidiki, SE., MM., mengatakan bahwa pengamanan GKK 2026 dilaksanakan sejak 11 hingga 13 September 2026 di kawasan GPCC, sementara keterlibatan personel dalam parade kostum Karawo berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026.
“Kami tidak hanya hadir untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam memeriahkan serta memperkenalkan Karawo sebagai salah satu warisan budaya Gorontalo. Kehadiran anggota dalam parade menjadi bentuk dukungan kami terhadap pelestarian budaya sekaligus menyukseskan agenda daerah,” ujar Taufik.
Bagi Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo, keterlibatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap agenda pemerintah daerah. Tidak hanya hadir ketika menjalankan tugas pengamanan, personel juga turut mengambil bagian dalam kegiatan yang memperkenalkan seni, budaya dan kerajinan khas Gorontalo kepada masyarakat luas.
Partisipasi ini sekaligus menunjukkan bahwa semangat pengabdian dapat hadir dalam berbagai bentuk mulai dari menjaga ketertiban, mendukung kegiatan pemerintah, sekaligus ikut merawat warisan budaya daerah.