
GORONTALO — Kontingen Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kini telah lengkap untuk mengikuti rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo. Rombongan kedua yang terdiri dari Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur bersama tiga orang peserta tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo pada Selasa (23/06/2026) pukul 08.00 WITA.
Dengan kedatangan rombongan tersebut, seluruh anggota kontingen yang berjumlah enam orang telah berada di Gorontalo dan siap berpartisipasi dalam berbagai agenda PENAS XVII yang berlangsung hingga 25 Juni 2026.
Kehadiran kontingen Sumba Timur memiliki makna tersendiri. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan di sejumlah daerah, Kabupaten Sumba Timur menjadi satu-satunya daerah yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur pada ajang nasional tersebut. Meskipun hadir dengan jumlah peserta yang terbatas, semangat untuk berkontribusi, berbagi pengalaman, dan memperluas jejaring di sektor pertanian tetap menjadi motivasi utama kontingen.

Selama mengikuti kegiatan PENAS XVII, kontingen Sumba Timur mendapat pendampingan dari tim Liaison Officer (LO) yang ditugaskan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Pendampingan dilakukan oleh Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo, Ruly Lasulika, SE., MM. bersama tim pendamping dari Kabupaten Gorontalo.
Perjalanan menuju Gorontalo juga bukan tanpa tantangan. Para peserta harus menempuh perjalanan udara dengan beberapa kali transit di tengah harga tiket pesawat yang cukup fluktuatif. Berdasarkan informasi yang disampaikan kontingen, biaya perjalanan udara berkisar antara Rp7 juta hingga Rp15 juta per orang, tergantung jadwal dan ketersediaan penerbangan.
Selama berada di Gorontalo, seluruh anggota kontingen menempati pemondokan yang telah disiapkan panitia di Desa Bolihuwangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Lokasi tersebut menjadi pusat aktivitas, koordinasi, sekaligus tempat beristirahat bagi peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan PENAS.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Nico Pandarangga, S.TP., M.M., menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan PENAS XVII di Gorontalo yang dinilai menjadi wadah penting untuk mempererat silaturahmi, memperluas jejaring, serta bertukar pengalaman dan inovasi antar pelaku utama sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, kontingen Sumba Timur dijadwalkan kembali ke daerah asal dalam dua gelombang keberangkatan. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur akan bertolak lebih dahulu pada Sabtu, 27 Juni 2026. Sementara Kepala Bidang Penyuluhan bersama empat peserta lainnya akan kembali ke Sumba Timur pada Minggu, 28 Juni 2026.
Partisipasi Kabupaten Sumba Timur sebagai satu-satunya wakil Provinsi NTT dalam PENAS XVII menjadi wujud komitmen daerah dalam mendukung pembangunan pertanian, penguatan ketahanan pangan, serta mempererat kerja sama dan silaturahmi antardaerah. Momentum ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik terbaik yang dapat mendukung kemajuan sektor pertanian serta kesejahteraan petani di berbagai wilayah Indonesia.
