Satpol PP Provinsi Gorontalo

Kasatpol PP Taufik Sidiki Berikan Praktik Penanganan Kebakaran Ringan di Hadapan Siswa-Siswi SMK 1 Limboto

Kasatpol PP Provinsi Gorontalo, Taufik Sidiki, praktekan cara menggunakan Apar dihadapan siswa-siswi SMK Negeri 1 Limboto.

GORONTALO – Pelaksanaan simulasi, edukasi, dan mitigasi kebakaran oleh Seksi Damkar Satpol PP Provinsi Gorontalo berlanjut di SMK Negeri 1 Limboto pada Selasa pagi, (25/2/2025). Dalam acara ini, Kasatpol PP Provinsi Gorontalo, Taufik Sidiki, tampil langsung untuk memberikan praktik penanganan kebakaran di hadapan ratusan siswa dan guru.

Taufik Sidiki memimpin sesi praktikum dengan menunjukkan cara efektif memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Demonstrasi ini menarik perhatian siswa dan tenaga pengajar, yang dengan antusias menyaksikan dan mengikuti langkah demi langkah penggunaan alat tersebut. Selain itu, Kepala SMK Negeri 1 Limboto ikut serta memberikan praktik serupa, memperkaya pemahaman tentang penanganan kebakaran.

Dalam sambutannya, Taufik Sidiki menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bekal pengetahuan. “Ini merupakan ilmu bagi kita semua. Kita jangan panik jika terjadi kebakaran. Masih ada langkah-langkah yang bisa kita ambil untuk mengurangi dampak kebakaran agar tidak meluas,” ujarnya.

Selama kegiatan, personel Damkar juga memberikan materi tentang pengenalan alat pemadaman, teknik memadamkan api dengan APAR, serta penanganan kebocoran gas elpiji. Keantusiasan tampak jelas di wajah siswa-siswi, dan para guru saat mereka mempraktikkan ilmu yang diperoleh, dengan pengawasan ketat dari personel Damkar.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan peserta mengenai bahaya kebakaran serta tata cara penanganannya. Dengan simulasi dan praktik nyata, diharapkan siswa dapat lebih siap dan tanggap jika menghadapi situasi darurat kebakaran di sekolah ataupun di rumah.

Satpol PP Provinsi Gorontalo menegaskan bahwa kegiatan serupa masih akan terus dilaksanakan disejumlah sekolah dan tempat-tempat lainnya sebagai bagian dari membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran, serta meningkatkan kemampuan individu dalam penanganan situasi darurat. (Humas).