BONE BOLANGO – Penilaian lomba Siskamling dan Temu Karya Satlinmas Tingkat Provinsi Gorontalo menyuguhkan momen istimewa di Desa Alale, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (16/5/2025). Acara ini dihadiri oleh Kasatpol PP Provinsi Gorontalo, Taufik Sidiki, yang disambut meriah oleh warga setempat, menunjukkan semangat gotong royong dan kesatuan masyarakat.
Rombongan tim penilai, yang tiba di lokasi, diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Kasatpol PP Kabupaten Bone Bolango, Camat Suwawa Tengah, Kepala Desa Alale, serta aparat TNI-Polri dan masyarakat. Sambutan hangat ini membuat suasana semakin meriah, diwarnai dengan penampilan berbagai tarian tradisional yang dipersembahkan oleh masyarakat setempat, termasuk Tarian Tradisional Dana-dana, serta demonstrasi penanganan kebakaran oleh Damkar Kabupaten Bone Bolango.
Keistimewaan acara ini juga terlihat dalam kegiatan penanaman bambu kuning di bantaran sungai Bone. Kasatpol PP Taufik Sidiki bersama pejabat Pemerintah Kabupaten Bone Bolango ikut turun tangan dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Taufik menjelaskan tentang peran penting Linmas sebagai anggota masyarakat yang diangkat dan dipilih untuk membantu penanganan bencana serta menjaga ketertiban umum. “Linmas juga berkoordinasi dengan organisasi yang ada di desa, dan kita akan memantau peran Linmas dalam pencegahan dini terhadap erosi,” katanya.
Taufik juga memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Alale dalam penanaman bambu kuning. “Kegiatan ini sangat baik karena bambu kuning, seperti yang disampaikan oleh Pak Camat dan Pak Kasat Bone Bolango, sudah mulai berkurang dan berperan penting dalam mencegah erosi sungai,” ujarnya.


Penanaman bambu kuning ini mencerminkan kepedulian Pemerintah dan masyarakat terhadap lingkungan, dikarenakan bambu kuning memiliki fungsi penting dalam mencegah erosi sungai. Sistem akar bambu yang kuat dan rapat membantu mengikat tanah di sepanjang tepi sungai, sehingga mengurangi risiko tanah tergerus oleh aliran air.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang penilaian lomba, tetapi juga menyatukan masyarakat dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Diharapkan ke depan, kerjasama ini dapat terus berlanjut dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. (Humas).











